What Do You Do For Yourself?

By | December 17, 2022

What do you do for yourself? Apa yang kamu lakukan untuk dirimu sendiri? Apa hadiah yang kamu berikan kepada dirimu sendiri? Apa bentuk self love yang telah kamu lakukan?

Kamu yang bekerja 5-6 hari dalam sepekan, dari pagi sampai malam. Kamu berhak mendapatkan hadiah, dari dirimu sendiri.

Kapan hadiah terakhir?

Nanti, nanti dan nanti. Terkadang manusia terlalu angkuh, menganggap bahwa ia akan hidup selamanya, tidak akan mati.

Nanti saja. Seperti tidak ada hari esok aja! Aku akan mulai memanjakan diriku sendiri ketika sudah kaya raya. Aku akan mulai menikmati hidup ketika nanti sudah pensiun. Siapa yang menjamin bahwa kamu tidak akan mati sebelum pensiun?

Lakukan sekarang! Beri apresiasi pada dirimu sendiri. Kamu berharga dan kamu berhak mendapatkannya.

self love

Sumber : Unsplash

Apa hadiah terakhir?

Hadiah untuk diri sendiri tidak harus mahal, bahkan bisa gratis. Tidur siang pada weekend. Nonton film setelah menyelesaikan pekerjaan. Traveling ketika liburan. Pokoknya, jangan pelit pada diri sendiri!

Toxic Productivity

Adalah toxic productivity yang menghalangi seseorang untuk memberikan apresiasi pada diri sendiri. Ada perasaan tidak pantas karena belum cukup produktif. Ketiduran adalah sebuah dosa. Leha-leha adalah perbuatan yang tidak tahu diri. Apresiasi atau hadiah diberikan jika hanya jika berhasil. Setiap saat harus produktif. Hadiah menyusul di kemudian hari.

Toxic productivity itu manipulatif. Ia membuatmu seakan-akan tidak berharga. Self love adalah solusinya.

Di zaman sekarang, di mana orang-orang pamer pencapaian di media sosial masing-masing. Mereka berlomba-lomba menunjukkan bahwa mereka senantiasa produktif. Kamu yang melihatnya seakan-akan mereka bertanya, “Ini yang aku lakukan, kamu ngapain?”. Kemudian kamu bertanya pada diri sendiri, “kenapa aku tidak seproduktif mereka?” dan bla bla bla. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain tanpa akhir.

Baca juga :   Apakah Aku Kesepian?

Hal itu membuatmu merasa rendah diri, minder, tidak cukup berharga untuk mendapatkan hadiah/apresiasi. Apakah hanya orang yang produktif, yang layak mendapatkan apresiasi? Apakah hanya orang sukses yang layak dicintai? No! Kamu berharga dan kamu berhak mendapatkannya.

self love

Sumber : Unsplash

Di zaman sekarang, self love merupakan skill tersendiri. Dan itu perlu dilatih atau dibiasakan. Jika kamu jarang melakukannya, tidak membiasakan diri, kamu akan merasa aneh/kikuk ketika melakukannya. Bahkan kamu bisa bingung bagaimana melakukannya? Apakah aku pantas? Kamu mulai ragu dan mempertanyakan pada diri sendiri.

What do you do for yourself? Mulailah dari sekarang untuk mencintai diri sendiri, memberikan apresiasi atas segala pencapaian yang telah diraih. Jangan terlalu pelit pada diri sendiri! Jangan terlalu keras pada diri sendiri! Hidup hanya sekali!

Writer : Bayu Rakhmatullah

Author: Bayu Rakhmatullah

Seorang anak muda yang ingin menjadi petualang sejati.

Mari Berdiskusi