Tag Archives: refleksi

Move On

By | November 13, 2023

“How quickly accidents happen. Then one returns to the old life.” – A Room With A View Ironi memang, tapi begitulah adanya. Terkadang, kita ingin “berkabung” untuk selamanya, namun tidak seperti itu dunia bekerja. Kalo kata orang-orang, life must go on. Cepat atau lambat. Aku sendiri termasuk orang yang sentimental, biasanya terlalu terbawa suasana. Oleh sebab itu, aku… Read More »

Kesepian (Juga) Bisa Membunuhmu

By | September 30, 2023

Bukan untuk menakut-nakuti. Kenyataannya kesepian memang bisa membunuh, meski tidak secara langsung. Beberapa waktu belakangan, koran Harian Kompas mengabarkan beberapa kasus bunuh diri di Jakarta. Penyidik menduga bahwa salah satu alasannya adalah kesepian. Kesepian itu merupakan hal yang manusiawi. Wajar dan juga merupakan bagian dari hidup manusia. Tak perlu malu jika memang kesepian. Kesepian dibagi menjadi dua, yaitu… Read More »

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa

By | July 30, 2023

Matahari sudah condong ke barat. Warna langit seorange buat jeruk. Kawanan burung terbang ke arah timur, seperti hendak pulang ke rumahnya masing-masing. Para ibu berteriak, menyuruh anak-anaknya segera pulang. Aku duduk berpangku tangan, melamun di balkon rumahku. Tidak melakukan apa-apa. Beberapa hari yang lalu aku berdiskusi dengan kakak pertamaku tentang hal ini, doing nothing. Kita berdua menyadari bahwa… Read More »

Jangan Merasa Bersalah!

By | April 27, 2023

“You can’t be apologetic, not about the things that are important to you.” – Boston Strangler Itu adalah quote dari film Boston Stranglers (2023). Diceritakan tokoh utama, Loretta McLaughlin (Keira Knightley), curhat pada teman kerjanya, Jean Cole (Carrie Coon), bahwa ia merasa bersalah menjadi wanita karir. Pekerjaannya sebagai seorang jurnalis menyita banyak waktunya, sebagian besar gajinya dihabiskan untuk… Read More »

Puasa Media Sosial

By | April 10, 2023

“Sekarang banyak orang terlalu memedulikan media sosial dan orang-orang yang tidak penting dalam hidup mereka.” Itu adalah salah satu kutipan wawancara Lia Sadia yang ditulis di buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring. Masalah kesehatan mental yang kerap kali disebabkan oleh media sosial mengamini pernyataan tsb. Diakui atau tidak, penggunaan media sosial yang berlebihan cenderung membuat penggunanya membanding-bandingkan. Jika… Read More »

Apakah Aku Bahagia?

By | October 31, 2022

Apakah aku bahagia? Pernahkah kamu menanyakan hal itu pada diri sendiri? Kapan terakhir kamu menanyakan hal tersebut? Sebuah pertanyaan reflektif yang mengungkap banyak hal. Apakah aku bahagia? Sebuah pertanyaan yang sulit untuk ditanyakan pada diri sendiri. Ada kemungkinan bahwa jawabannya tidak. Sedangkan mengakui bahwa tidak bahagia bukan perkara mudah. Coba tanyakan pada diri sendiri. Apakah aku bahagia? Jawab… Read More »

Kamu Tidak Berhutang Apapun Pada Orang Tuamu

By | October 28, 2022

“Aku sudah berkorban banyak hal untukmu!” Pernah mendengar kalimat itu keluar dari mulut orang tuamu? Atau kalimat ini. “Ketika kamu kecil dulu, aku menyusuimu hingga tengah malam, aku menggendongmu sampai punggungku mati rasa, aku bla bla bla …” Cerita itu diulang-ulang oleh orang tuamu seakan-akan kamu orang yang pikun. Kalimat itu muncul ketika kamu tidak mematuhi perintahnya, tidak… Read More »

Microhabitat

By | October 25, 2022

“For me cigarette, whiskey, and you (her boyfriend), that’s my only relief.” Dalam film berjudul Microhabitat, Esom berkata bahwa rokok, wiski, dan pacarnya adalah ketiga hal yang bisa menjaga martabatnya. Namun, seiring bertambahnya waktu, biaya hidup semakin mahal. Ia harus mengorbankan sesuatu agar tetap bisa membeli rokok dan wiski. Ia mengorbankan indekosnya dan memilih untuk menumpang di rumah… Read More »