PENIKMAT FILM

“Film mengajari banyak hal tentang hidup. Tidak ada yang percuma dari menonton film.”

Kata-kata guru bahasa inggris SMA ku benar-benar telah mengubahku menjadi seorang maniak film. Aku memang sudah menyukai film sejak kecil karena papiku mengenalkannya sejak kecil. Tapi, aku berubah menjadi maniak sejak SMA. Bahkan saat ini, rasanya aku tidak bisa tidur sebelum menonton minimal satu film.

Aku menyukai berbagai genre, mulai dari romance, comedy, drama, family, biografi, animasi dll. Tapi, jika aku disuruh memilih aku lebih cenderung menyukai perpaduan antara biografi dan drama. Aku ingin mendapatkan dan merasakan hal baru, oleh karena itu aku selalu mencoba untuk menyukai berbagai genre film.

Aku paling suka menonton film yang memiliki pesan yang menyayat dan menggetarkan hati. Bagiku, pesan suatu film menjadi nomor 1, kemudian baru para pemainnya.

Schindler’s List, Changeling, Writer Freedom merupakan film favoritku dari perpaduan genre biografi dan drama. Ketiganya merupakan kisah nyata yang memiliki begitu banyak pesan dan pastinya menyentuh hati bagi penontonnya. Schindler’s List mengisahkan seorang Yahudi kaya raya yang mencoba menyelamatkan sebanyak mungkin orang Yahudi dari tawanan perang. Awalnya, aku ragu untuk menonton film ini karena sangat jadul yang berakibat tampilan film tak menarik seperti sekarang (hitam putih lagi). Aku merupakan orang yang sangat sensitif terhadap tampilan. Namun, banyak pendapat di Internet bahwa film ini sangat layak untuk ditonton, apalagi film ini telah berhasil memperoleh banyak penghargaan Oscar.

Kedua, Changeling. Niatan awal aku menonton film ini adalah aku ingin menonton kisah Angelina Joulie. Sudah banyak film yang diperankan olehnya telah aku tonton. Changeling belum mendapatkan giliran. Film ini mengisahkan perjuangan seorang Ibu untuk menemukan anaknya yang hilang. Berbagai tantangan di hadapi oleh Angelina Joulie untuk menemukan anaknya kembali. Yang paling aku sukai adalah film ini menunjukkan fakta betapa kuatnya seorang ibu.

Aku juga menyukai film dengan perpaduan genre family dan drama. Untuk genre ini aku lebih menjagokan film Korea dibandingkan dengan Hollywood. Menurutku film Korea jauh lebih menyentuh dibandingkan dengan Hollywood, terbukti dengan lebih banyaknya air mata yang bercucuran. Hampir semua film dengan genre ini sudah aku tonton, seperti Wedding Dress, Long Visit, Harmoy, My Brilliant Life, Miracle in Cell No 7, dan masih banyak yang lain. Aku pribadi menyukai film yang membuatku menangis, sebagai upaya agar hati ini tidak batu-batu banget. Wkwkwk 😕  😆 

Entah sudah berapa film yang telah kutonton. Ratusan sudah pasti, namun entah mencapai 1000 atau tidak. Dulu, aku sempat mendata film-film yang telah kutonton, namun berhenti di tengah jalan. Lalu, bagaimana dengan kalian? Sudah berapa film yang kalian nonton selama ini? Apa genre favorit kalian? Aku masih ingin menceritakan banyak hal tentang kesukaanku terhadap film. Tunggu cerita selanjutnya ya!

Writer : Bayu Rakhmatullah

 

0