Berhenti Membandingkan Hidupmu dengan Hidup Orang Lain!!!

By | March 13, 2020

Klise sebenarnya, tapi entah mengapa masih banyak orang kesulitan menghentikan kebiasaan buruk ini? Atau karena saking klisenya?

Manusia cenderung membandingkan dengan orang lain, apalagi jika masa kecilnya seringkali dibandingkan dengan anak lain oleh orang tuanya. Sehingga di alam bawah sadarnya tertanam untuk membandingkan segala hal dengan orang lain.

Sejatinya kegiatan “membandingkan” merupakan hal biasa. Menjadi suatu masalah ketika akhir-akhir ini, kegiatan tersebut semakin memakan banyak korban. Kesehatan mentalnya terganggu akibat terlalu sering membandingkan segala sesuatu dengan kepemilikan orang lain.

membandingkan hidup

Sumber : Pixabay

Rasa cemas muncul karena yang mereka miliki tak seindah milik orang lain. Bukan hanya rasa cemas yang dihasilkan, perasaan jemawa juga akan muncul apabila mereka merasa lebih baik dari orang lain.

Mereka tanpa sadar terus membandingkan hidup mereka dengan hidup orang lain, memantau sosial media sepanjang waktu, hingga hati mereka mengalami kekosongan. Hingga kesehatan mental mereka lama kelamaan terganggu. Mereka berupaya untuk berhenti, tapi sulit sekali …


Ada banyak sekali teman-teman sejawatku yang mengeluh akan kondisi kesehatan mentalnya. Mereka merasa tertekan karena hidup mereka “begitu-begitu saja”, berbeda dengan kehidupan teman-teman mereka, yang kelihatannya jauh lebih menarik dan bahagia. Mereka sudah tahu dengan sendirinya akar permasalahannya, namun ketika aku memberikan saran agar berhenti membanding-bandingkan dengan hidup orang lain, mereka kesulitan untuk menerapkannya. Kegiatan tersebut seperti sudah menjadi kebiasaan, yang tertanam di alam bawah sadar. Ketika aku menawarkan solusi untuk berhenti/mengurangi penggunaan sosial media, mereka menolak. Mereka enggan melakukannya karena banyak alasan. Takut ketinggalan informasi lah, dan masih banyak alasan yang lain.

Sebenarnya, cukup mudah untuk mengatasi permasalahan perihal “membandingkan”. Berikut perihal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai kegiatan membanding-bandingkan dengan hidup orang lain.

Manusia diciptakan dengan penuh perbedaan satu sama lain

membandingkan hidup

Sumber : Stocksnap

Kita memang terlahir berbeda, entah itu fisik, hobi, mimpi, tujuan, dan segala sesuatu yang melekat pada diri kita. Cukup pahami saja kebenaran tersebut. Ketika kita berhasil memahami kebenaran tersebut seutuhnya, maka kita akan menyadari bahwa ‘membandingkan’ dengan orang lain tidak ada gunanya. Kenapa terus-menerus membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain, ketika memang sudah seharusnya berbeda? Bukankah begitu?

Adakah manfaat dari kegiatan membanding-bandingkan tersebut?

Jika memang ada, apakah manfaatnya lebih banyak daripada keburukannya? Jika lebih banyak keburukannya, maka tinggalkan kebiasaan membanding-bandingkan!

Baca juga :   4 PERTANYAAN YANG DILARANG UNTUK DITANYAKAN

Seperti yang telah kusebutkan di atas, bahwa tidak jadi masalah jika kebiasaan membanding-bandingkan tidak menimbulkan dampak buruk, yaitu cemas/minder ketika hidup orang lain lebih baik, sebaliknya jemawa ketika merasa lebih baik. Jika salah satu dampak tersebut tidak muncul, maka sah-sah saja membanding-bandingkan dengan hidup orang lain. Tapi, sulit sekali mengendalikan perasaan sendiri, apalagi dampak buruk tersebut begitu halus datangnya—terlebih perasaan jemawa.

membandingkan hidup

Sumber : Pixabay

Bukan perkara mudah memang meninggalkan kebiasaan yang sudah dilakukan sejak lama. Mulailah dengan mengurangi penggunaan sosial media! Atau jika ingin solusi yang lebih ampuh, berhentilah secara total menggunakan sosial media, barang satu atau dua bulan! Percayalah, ketinggalan informasi bukanlah perkara besar. Itu tidak akan membunuhmu. Kemudian, kalian akan terkejut betapa damainya hidup tanpa menggunakan sosial media, walakin hanya sementara. Cobalah!

Tidak ada gunanya

Serius, tidak ada gunanya. Maksudku, hidup orang lain tidak memiliki kendali atas kehidupan kita sendiri.

Tepat setelah kamu berhenti membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain, kamu akan menyadari betapa indahnya hidupmu. Ada banyak sekali hal yang patut untuk disyukuri.

membandingkan hidup

Sumber : Pixabay


Ketika kamu memahami hakikat perihal ‘membandingkan’ lebih jauh lagi, kamu akan menemukan plot twist. Bahkan membandingkan dirimu sendiri dengan dirimu yang dulu juga tidak ada gunanya. Hihihi

 

Writer : Bayu Rakhmatullah

2

3 thoughts on “Berhenti Membandingkan Hidupmu dengan Hidup Orang Lain!!!

  1. Roem Widianto

    Medsos cenderung membuat para penggunanya saling membanding-bandingkan kehidupan antara satu sama lainnya. Secara tidak disadari karena medsos orang jadi kurang bersyukur dengan apa yang sudah dimilikinya sekarang. Aku pun begitu, merasa hidup teman-teman kok enak-enak semua ya, kok hidupku gak seindah dan sebahagia mereka. Lalu aku berkomitmen untuk jarang membuka medsos. Dan dengan cara itu sedikit demi sedikit aku mulai mensyukuri yang aku punya dan lebih bahagia dari pada sebelumnya ketika masih suka membanding-bandingkan hidupku dengan hidup orang lain.

    Reply
    1. Bayu Rakhmatullah Post author

      Sangat setuju!!! Padahal sudah jelas sekali, tapi masih banyak yang enggan untuk mengurangi penggunaan medsos. Harus tegas, berani dan “ekstrem” memang.

      Reply
  2. Rini Uzegan

    Medsos kdg bikin tertekan jg, tp emang yg paling susah waktu kita mulai membanding bandingkan dengan diri kita yg dulu, pdhal sebenernya bisa jadi kita lebih baik dari yg dulu

    Reply

Mari Berdiskusi